Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Pariwisata Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?
Baca Berita

Sosialisasi Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah Kota Denpasar

Oleh : atasiwirap | 28 November 2017 | Dibaca : 613 Pengunjung

Masing-masing kecamatan yang ada di Kota Denpasar, hendaknya dikemas menjadi sebuah destinasi yang maneral. “Kita ingin menonjolkan objek wisata di seluruh kecamatan yang ada di Denpasar,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ir. MA.Dezire Mulyani, M.Si pada acara sosialisasi Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA), Selasa (28/11). Dezire Mulyani mengatakan, potensi wisata yang ada di

Masing-masing kecamatan yang ada di Kota Denpasar, hendaknya dikemas menjadi sebuah destinasi yang maneral. “Kita ingin menonjolkan objek wisata di seluruh kecamatan yang ada di Denpasar,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ir. MA.Dezire Mulyani, M.Si pada acara sosialisasi Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA), Selasa (28/11).

Dezire Mulyani mengatakan, potensi wisata yang ada di masing-masing kecamatan itu mesti diangkat menjadi daya tarik wisata. Sekarang ini, dari empat kecamatan di Denpasar, objek wisata yang paling menonjol adalah Sanur. Potensi di Kota Denpasar terkenal akan budaya dan alam.

Khusus untuk potensi alam, Kota Denpasar masih memiliki sawah dan dimanfaatkan menjadi objek wisata, seperti yang diterapkan di Subak Sembung, Denpasa Timur. “Disamping alam, Kota Denpasar juga  memiliki wisata budaya dan kawasan heritage, yang bisa dikembangkan lebih bagus lagi. Kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Denpasar yang tertuang dalam RPJMD Kota Denpasar,” ucapnya.

Dinas Pariwisata Kota Denpasar menggelar sosialisasi tingkat kota tentang ulasan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA). “Pelaksanaan pertemuan ini untuk mengulas RIPPDA dengan mengakomodir aspirasi masyarakat Kota Denpasar tentang pemanfaatan dan pengolahan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dezire Mulyani.

Sosialisasi ini menghadirkan pembicara Tim Pusat Penelitian Kebudayaan dan Pariwisata Universitas Udayana Bali AA Suryawan serta melibatkan Organisasi Perangkat Daerah Kota Denpasar terkait, Kelompok Ahli Pembangunan Kota Denpasar, Perbekel dan Lurah se Kota Denpasar, Asosiasi Pariwisata, Majelis Desa Pakraman, Ketua Parum Bendesa, Ketua Majelis Madya, Majelis Alit Kecamatan se Kota Denpasar, Ketua Shaba Upadesa dan tokoh masyarakat. 


Oleh : atasiwirap | 28 November 2017 | Dibaca : 613 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Facebook
Twitter